Februari 11, 2008

Lunch Breaker

" Free the mind from anything, we are born by nothing....Life is not what it should be life is what it si...." so??? kadang saya masih juga suka bertanya kenapa ini begini dan itu begitu...ini itu things always happend for a reason, begitu bukan? Sebenarnya saya jadi bertanya-tanya dalam diri sendiri tentang perjalanan saya mengikuti jejak ancestor ancestor saya terdahulu (nenek moyangkan seorang pelaut) mengarungi lautan luas dan peninsula yang ada di peta. My mind was free when i signed the bill but when they printed out the expenses, gemeteran juga hahahahhah!!! "rasain lu!" timpal kakak perempuan saya tapi sekaligus memuji kenekatan saya. Dengan cueknya saya bernyanyi ala Krisdayanti dengan suara fals "tak pernah menyesal, perjalanan cinta ini.."

Lantas apa oleh-oleh saya sepulang dari melancong kanan kiri? duhhh susah juga ya', apalagi waktu mama yang tanya. "hehehehe kayanya menarik Mom, saya jadi banyak belajar tentang hidup". jawaban paling standar diiringi dengan satu langkah mundur, balik kanan dan akhirnya kaburrrrr sebelum next question. "well...." Mamaku belum selesai bicara tapi aku sudah hilang dibalik tembok menuju dapur.

Aku duduk dikursi belakang dan mulai melipat kakiku sampai aku bisa melihat telapak kakiku sendiri. Kulihat ada tahi lalat hitam persis dibalik jempolku "kayanya ini ni' biang keroknya". sungutku menyalahkan tahi lalat tsb. Kata nenekku kalo orang ada tahi lalat diseputar telapak kaki maka hidupnya akan kelak jalan-jalan terus. Jadi para supir, pilot dan pramugara/i bahkan para diplomat beserta staff ahli juga punya tahi lalat dikaki? wallahualam karena saya ga ngecek satu persatu. Yang jelas saya ga percaya kebetulan karena semuanya sudah ada suratan, sudah digarisken oleh Gusti Nu Agung, ya' raaa?

yah pokoknya treat your day today as its ur best day.

Saya lihat Kambing - Usaha Sendiri



Apa istimewanya liat kambing? di Indonesia Paman saya juga punya hotel yang isinya kambing. Tapi yang ini lain karena suasana dan kambing persis dengan kambing yang ada di NZ. Gemuk gemuk, montok dan berbulu lebat (menoleh ke arah sahabat pria Arab saya dengan senyum misterius), sahabat saya tentu saja bukan tidak mengerti kalau saya sedang making fun of him, dia sudah pasrah waktu saya membandingkannya dengan ahhhh ga tega bilangnya.

Sejak saat itulah saya mendapat julukan
'Tania, princess y' m'touha al makboula al majenuna'. Sepertinya gelar kehormatan yang luar biasa tinggi (tertawa terpingkal pingkal, membungkuk setengah badan menahan urine yang hendak keluar) andaikan anda mengerti apa artinya tentunya seluruh isi jagad ini akan ikut murka.

Balik lagi ke urusan kambing, entah kenapa hari itu saya memaksa untuk keluar dari mobil dan berusaha mengambil foto, ehhhh peduli amat ya Mano' (nama sahabat saya) mau bilang apa yang jelas saya menginginkan gambar itu.

Waktu saya menginginkan photo itu awalnya hanya sebagai photo suvenir yang akan saya pamerkan kepada paman saya, "ini loh Man' kalo di Arab kambingnya segede-gede gini dan pake mantel, gak kaya disini rata-rata cungkring". Mau ga maukan dia bisa riset untuk meningkatkan penjualannya.


"Better career better future lah..
.biar begini bangga punya bisnis sendiri gak makan ati gak disuruh-suruh orang sukur-sukur bisa buka lapangan pekerjaan buat orang sekitar, kan berkah juga..." ungkapan paman saya terngiang ngiang, sekilas terlintas wajah Emed, tukang sabit rumput yang mengabdikan dirinya pada pamanku yang satu itu. Bener juga ya pamanku itu....lama-lama bosen kerja sama orang (nah loh). Kalo gitu saya bisnis kambing juga deh. Akhir soal photo ini malah jadi motivasi saya..

Hati hati Ki Sanak....

Ahlan Wa Sahlan.....
Titi de-je ya...aishaishaish

Lupa hari

Saya sudah lupa tanggal, lupa hari,lupa keluarga. Bangun pagi dengan sedikit paksaan membuat kepala saya pusing. Kalo boleh saya masih ingin menarik selimut sampai akhirnya saya terkejut karena semua artileri hari itu sudah siap, lagi-lagi siapa yang bongkar tas saya (siapa siapa huh????huh?) baju, tas, sepatu, kaus kaki, makanan, minuman juga sekotak coklat dari Sam ada dideretan 'artileri' saya. Thanks Sam, u know i love almond wrapped in dark chocolate.
"We Go!!!!comon quick" duhhh aku kan bukan jebolan army, sungutku terhadap Mano'
--- Restricted Conversation, Pictures and letters-----
Setelah mandi, shalat dan makan pagi kami semua akhirnya pergi, terdengar pembicaraan serius antara kawan - kawan saya untuk rencana hari ini. Namun seperti biasa saya memilih laid back dan tertidur di jok depan jeep buatan Amerika, cuaca hari itu dingin boooo.
"fasten your seat belt"....itu kalimat terakhir saya dengar dari mulut Mano'.

Remember The Time

Days 9 : Still
Best time in my life. Akhirnya saya ketemu juga JW Marriot Laut Mati yang SubhanAllah cantiknya luar biasa, brilian brilian benar-benar lokasi. Biarpun harus landing dan take off berulang ulang this is really worth it. Mataku setengah mengantuk, namun masih ada sisa tenaga melihat kawan yang juga terlihat excited menghisap Sisha dengan aroma apel. Kepulan Sisha berbentuk bulat keluar berkali-kali dari bibir yang dimonyongkan sahabat saya, lagu-lagu Italy terdengar sangat romatis, mendayu - dayu (sok tau....jujur saya gak ngerti apa yang dinyanyikannya) ikut menghangatkan suasana dan akhirnya menina bobokan saya dipojokan restaurant outdoor yang menghadap ke laut mati, sungguh romantis. Andaikan El dan Tiago juga duduk disini bersama saya. hoaaaahhhhhhhh nguap setinggi-tingginya.

Brrrr angin dingin mulai terasa, seteguk dua teguk teh hangat (standarrr..kemana mana maunya minum teh hangat) lumayan menghangatkan tubuh dan akhirnya sayapun tertidur, tak perduli walaupun 'dunia' memprotesnya (sorry guys sleeping is very human). Memang seharusnya saya harus jauh lebih semangat apalagi waktu teman-teman mulai membicarakan perjalanan panjang serta rencana-rencana gila. Tapi deraan kantuk yang luar biasa benar-benar mematikan sel-sel tenaga saya untuk ikut nimbrung perundingan gila mereka. Obrolan dan pemandangan Israel yang terlihat jelas dari laut Mati akhirnya terbawa dalam mimpi saya serta doa yang tak lupa saya panjatkan sebagai closing days dan rasa syukur.
" Dear Lord, now i lay me down to sleep, pray the lord myself to keep, if i die before i wake pray the lord my soul to take, ameen " Terima kasih Tuhan atas hidup yang Kau berikan sampai hari ini.......". Doa itu sebenarnya gambaran doa yang mewakili seluruh rasa syukur disamping doa-doa berbahasa Arab yang turun temurun diajarkan keluarga saya.

Saya mulai terbang ke pulau kapuk......Jadi mesti lewat jalur mana saya mesti menembus Jerusallem? moslem seperti saya jangan-jangan cuma ditembak dari belakang hiyyyyy. Gak bisakah salah satu 'penguasa' itu kirim kawat (kawat jemuran maksud looh??) kalau saya sudah jauh-jauh dari Indonesia dan mau liat mesjid yang di agung-agungkan umat Moslem 'Al Aqsa' dan kalau pun bisa sekalian tembok ratapan dong (heueheuheu). Yahhh mumpung jaraknya ga ada itungan jam ke Westbank....heheheheh. Atau lewat Gaza aahahahah??? wassallam deh bisa-bisa. Anyway selamat malam teman-teman dan selamat malam dunia, malam ini maafkan jika saya kurang perduli dengan kalian. Akhirnya saya ngorok di bangku panjang dan terbangun keesokan harinya (itu juga dipaksa, hari gini masih ada aja orang yang suka ngejajah). Nah trus yang mindahin badan saya ke peraduan siapa???? (dari kesemuanya tidak ada indikasi bahwa kawan saya menderita sakit pinggang akibat menggendong tubuh saya ke dalam kamar) jangan-jangan saya diseretnya....hihihii




Sunset di tanah suci, kenangan indah di laut mati
mengunjungi salah satu lokasi Prophet Musa
selanjutnya bergerak menuju JW Marriot

Fortress Around Your Heart - Stunning


Days 9 Sunset in The Dead Sea

------tired but show must go on ------

Don't be afraid I'll betray you
And destroy all the plans you have made
But even your schemes must
Make room for my dreams
So when all I owe you is pain
I'll still have something of my own
A little prize that's mine alone

I'll follow my secret heart
My whole life through
I'll keep all my dreams apart
Till one comes true
No matter what price is paid
What stars may fade above
I'll follow my secret heart
Till I find love

No matter what price is paid
What price is paid
I'll follow my secret heart
Till I find love