Malam itu pukul 19.45 Pesawat Malaysia Airlines yang membawa saya dan kawan saya Akemi dari Jakarta tiba di Kuala Lumpur. Setelah mengumpulkan koper dan barang bawaan, saya dan Akemi bergegas menuju meeting point dengan harapan Mike sudah lebih dulu datang. sudah se-jam kawan yang seharusnya menjemput kami tidak juga muncul batang hidungnya. Si raja telat itu memang kadang suka wan prestasi. Kemi' mungkin sudah kelelahan dan memutuskan untuk berangkat sendiri menuju hotel dan lantas bergegas memanggil supir taksi yang sedari tadi sudah menawarkan jasanya, sedangkan aku masih bertengger di bangku yang tersedia di meeting point, sambil menunggu Mike. Saya dan Kemi memang berbagi strategi karena Mike bukan sekali dua kali seperti ini. Betul saja Mike ternyata telat dan dia sudah lebih dulu cek in di hotel bersama kawan yang lain. " Very nice of u huh!!!!" saut ku ditelpon waktu Mike berusaha menghubungi ku.Sejuta kalimat maaf di 'muntahkan' Mike, nafasnya masih tersengal-sengal dan keringatnya mengucur. Aku jadi ga' tega dan risih, toh walaupun telat dia masih berusaha menjemputku. Apalagi waktu dia mohon dengan kalimat andalannya 'please....'. Akhirnya saya hanya tersenyum tipis tanda perdamaian dan bergegas menuju Taxi yang akan membawa kami menuju hotel Concorde tempat ku menginap. Decak kagum ku sudah mulai sejak menginjakan kaki di Bandara negeri Jiran ini. Bagaimana tidak kemajuan negara ini sungguh sangat pesat dibandingkan ...ekhm maaf saja Indonesiaku tercinta. Setibanya di hotel tanpa basa-basi kuucapkan selamat malam pada Mike dan berjanji akan bertemu keesokan harinya.
Malaysia...bolehlah.!!!!!! Sisanya gak tega ceritanya...!!!maybe one day i change my mind.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar